Oleh:
Wayan Sunarta
![]() |
(orang-orang tua metuakan di sebuah warung di Karanagsem) |
Pada
sebuah sore yang indah, di sebuah warung tuak di Karangasem, sekelompok orang
tua duduk melingkar beralaskan tikar. Di tengah-tengah lingkaran terhidang lima
botol tuak, sate babi, lawar dan camilan lainnya. Sambil meneguk tuak, mereka
tampak asyik bercengkerama tentang padi-padi yang mulai panen, tentang
kesibukan para caleg mengobral janji-janji membela rakyat jelata, tentang
situasi desa, dan sebagainya.